Ketika Harus Menangis
Foto :

MENANGIS adalah cara untuk mengurangi stres emosional sangat baik untuk kesehatan. Dari hasil penelitian, diketahui, air mata mengandung hormon prolaktin yang efektif untuk melawan stres. 

Para ahli mengatakan menangis dapat menurunkan tekanan darah dan denyut jantung, membuat respon yang lebih baik terhadap pengobatan.

Umar bin Khatttab adalah sosok sahabat Nabi yang gagah, kuat dan tegas terhadap kedzaliman, ditakuti lawan-lawannya bahkan, kata Rasulullah saking beraninya Umar bin Khattab maka syaitan pun tak berani berpapasan dengan Umar bin Khattab. 

Namun Umar bin Khattab bisa menangis sesenggukan ketika sholat karena takut dan berharapnya pada Allah.

Suatu ketika Rasulullah dalam sholat malam saat memasuki surat yang dibacanya juga menangis terisak-isak. Demikian pula ketika sujud, janggutnya basah karena air matanya. 

Usai sholat, ketika Bilal memberitahukan bahwa sesaat lagi akan masuk waktu subuh, Rasulullah masih terisak-isak menangis.

Allah berfirman, ”Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para Nabi dari keturunan Adam dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh dan dari keturunan Ibrahim dan Israail dan dari  orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka , maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis” (QS  Maryam : 58).

Dari Abu Umamah bahwa Rasulullah bersabda; “Tiada sesuatu yang lebih disukai Allah melainkan dua tetes dan dua bekas tetesan air mata karena takut kepada Allah dan tetesan darah dalam mempertahankan agama Allah. Adapun dua bekas adalah bekas perjuangan fi sabilillah dan bekas yang timbul karena memperjuangkan hal-hal yang diwajibkan Allah.” (HR. Turmidzi).

Boleh jadi tak ada salahnya kita menangis jika dengan menangis bisa menyadarkan dirinya atas kesalahan dan dosa-dosa yang pernah dilakukannya, menyadari kelemahannya dan mengharapkan pertolongan Allah.

Air mata yang keluar akibat kecewa dan bersedih hati itu mengandung toksin, atau racun. Karena itu jangan menahan tangis ketika kecewa karena jika ditahan akan berdampak buruk bisa menyebabkan penyakit lambung. 

Wallohu a’lambishshawab

(H Nuchasin M Soleh)