Ajaibnya Air Susu Ibu
Foto :

KAUM yang tidak mempercayai adanya Allah menuduh alam ini tidak mempunyai bukti adanya kekuasaan Allah. Padahal 14 abad yang lalu Al Qur’an telah banyak menjelaskan pembuktiannya salah satu diantaranya tentang air susu ibu (ASI).

Allah menurunkan air dari langit terasa tawar dan mudah diminum. Allah menururunkan air hujan dan mengalirkan air dari dalam tanah sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, tumbuhan dan hewan. Allah memberikan air minum bagi bayi pada manusia dan hewan dari ASI.

Ilmu pengetahuan membuktikan manfaat ASI bagi balita yang telah disebutkan dalam Al Qur’an 14 abad lalu. Sang ibu bukanlah yang memutuskan membuat ASI, bukan pula yang menentukan beragam kadar gizi yang dikandung ASI bagi bayinya.

Allah yang mengetahui kebutuhan setiap makhluk hidup: "Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan..." (QS, Al Baqarah: 233).

ASI sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf yang scara khusus dapat melindungi sistem pernafasan dan pencernaan pada anak karena ASI memiliki unsur kekebalan tubuh melawan penyakit.

Meskipun disebut sebagai susu, sebenarnya sebagian besarnya tersusun atas air yang sangat dibutuhkan bayi.

Suatu penelitian mencoba membuat air susu tiruan dari usur-unsur yang serupa dalam air susu murni hewan. Dilakukan percobaan terhadap 20 ekor tikus, 10 ekor diantaranya diberi air susu murni dari tikus sedangkan 10 ekor lainnya diberi air susu buatan.

Hasilnya tikus yang diberi air susu murni berkembang cepat dan sehat, sedangkan yang diberi susu buatan tak berumur panjang, mati. 

Sungguh ajaib ciptaan Allah meskipun dalam kelenjar-kelenjar susu hewan mengalir darah namun susu yang dihasilkan tidak bercampur darah.

“Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya” (QS An-Nahl:66).

Penelitian menunjukkan, bayi yang diberi ASI secara khusus terlindung dari serangan penyakit sistem pernapasan dan pencernaan karena zat-zat kekebalan tubuhdi dalam ASI memberikan perlindungan langsung melawan serangan penyakit.

ASI yang banyak megandung gizi berdampak baik terhadap tekanan darah, yang dengannya tingkat bahaya serangan jantung dapat dikurangi.  Fungsi mata bayi berkembang lebih baik pada bayi-bayi prematur yang diberi ASI dan memperlihatkan kecakapan mereka lebih baik dalam tes kecerdasan.

"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun....... "(QS. Luqman: 14).

Wallohu a’lambishshawab

(H Nuchasin M Soleh)