Gengsi Penyakit Hati
Foto :

RASA gengsi harus dijauhi karena gengsi merupakan penyakit hati. Keangkuhan ego berlebihan yang timbul dari perasaan mengagungkan diri sendiri yang membuatnya gengsi.

Gengsi bisa memotivasi diri menjadi lebih baik bermanfaat, tapi juga bisa menyulitkan diri sendiri tergantung menerapkannya. 

Gengsi itu muncul terkadang  untuk menutupi kelemahan dan kekurangan yang ada pada diri sendiri, sehingga terkadang berbohong  merasa dirinya lebih baik dari orang lain, seakan memiliki kelebihan sesuatu padahal sesunggguhnya tidak demikian.

Untuk mengatasi agar tidak suka bergengsi hendaklah  menjadi diri sendiri.  Jangan meniru orang lain karena belum tentu sesuai dengan kepribadian kita sendiri.

BLersyukur dengan yang ada pada diri kita, tidak membanding-bandingkan dengan yang dimiliki atau yang melekat pada diri orang lain, merasa ingin lebih hingga  merasa tidak  puas dengan diri sendiri

Hidup kita senantiasa dalam pengawasan Allah. Jangan pernah enggan untuk menolong orang lain karena yang kita miliki itu semuanya dari Allah dan Allah sedang menguji melalui orang yang datang membutuhkan pertolongan pada kita. 

“…Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran…” (QS. Al-Maidah:2).

Dai Aa Gymn pernah mengatakan gengsi itu sangat mahal harganya. Banyak orang membeli sesuatu bahkan sampai menghutang uang hanya karena gengsi melihat orang lain memiliki sesuatu. Banyak orang tak mau meminta maaf atas kesalahan yang diperbuat hanya karena gengsi, malu.

Seharusnya gengsi yang positif yang dilakukan jangan bergantung pada orang lain, gengsi karena belum bisa membahagiakan orangtua, gengsi karena bisa berbuat dan beribadah lebih baik dari orang lain.

Wallohu a’lambishshawab.

(H Nuchasin M Soleh)