Ganjaran Isteri Taat Suami
Foto :

SESEORANG bertanya kepada Rasulullah: "Siapakah wanita yang paling baik? 

Rasulullah menjawab: “Yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, taat jika diperintah suaminya dan tidak menyelisihi suami dalam diri dan hartanya dengan apa yang dibenci suaminya.” (HR. AnNasa’i).

Allah memberi keutamaan  lebih besar kepada 
laki-laki dari pada perempuan karena suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga berkewajiban 
memberi nafkah kepada istrinya.

Suami memiliki hak atas istrinya agar ditaati 
dalam hal yang ma’ruf mengandung kebaikan 
dalam agama karena seorang istri yang taat pada 
suami ganjarannya surga.

"Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain 
(perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah 
memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang saleh, adalah mereka 
yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika 
(suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka).

 Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendaklah kamu beri nnasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Maha Tinggi, Maha Besar.” (QS. An-Nisa: 34.

Seorang suami bisa menjadi sarana bagi isterinya masuk surga manakala isterinya itu shalehah taat pada suami.

Sudah barang tentu suaminya adalah suami yang bisa membimbing isterinya bersama-sama taat pada Allah dan Rasulullah dalam menggapai keridhoan Allah.

Rasulullah bersabda: “Setiap isteri yang meninggal dunia dan diridhoi oleh suaminya maka ia masuk surga.(HR At Tirmidzi). 

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: “Kalau aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain, maka aku akan memerintahkan para istri untuk sujud kepada suaminya, disebabkan karena Allah telah menetapkan hak bagi para  suami atas mereka (para istri). (HR Abu Dawud, Tirmidzi). 

Saatnya isteri taat pada suami dan suami membimbing isteri jjbasama-sama dalam ketaatan 
pada Allah dan Rasulullah. 

Wallohu a’lambishshawab
 
(H Nuchasin M Soleh)