Manfaat Beristighfar
Foto :

SUNGGUH istighfar itu sangat penting dan perlu selain sebagai sarana permohonan ampunan dari Allah juga sebagai sarana untuk memperoleh kebaikan dan keberkahan.

Islam mengajarkan salah satu cara agar doa kita dikabulkan oleh Allah yakni dengan memperbanyak istighfar, terutama pada saat-saat yang tepat ketika sesudah sholat fardhu, pada sepertiga malam terakhir dan lainnya.

Didalam Al Qur’an disebutkan para Nabi beristighfar dan bertaubat pada Allah. Rasulullah saja yang dijamin memperoleh surganya Allah masih beristighfar setiap waktu sampai akhir hayatnya.

Rasulullah bersabda:”Wahai sekalian manusia, bertaubatlah pada Robb kalian. Sungguh aku meminta ampun pada Allah dan bertaubat pada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali” (HR Bukhari).

Berbagai ragam persoalan dari kalangan sahabat yang disampaikan kepada Rasulullah maka Rasulullah memberikan solusinya, yakni dengan istighfar.

“Sungguh beruntung seseorang yang mendapati istighfar yang banyak pada catatan amalnya” (HR Ibnu Majah).

Dalam bulan puasa kita dianjurkan banyak mengingat Allah dengan beristighfar. Para jamaah haji selesai melaksanakan ibadah haji juga diperintahkan Allah untuk berzdikir beristighfar.

Firman Allah: "......Maka apabila kamu telah bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masy`aril Haram. Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah sebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu; dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat. Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak (Arafah) dan mohonlah ampun kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al Baqarah: 198-199). Masy‘aril Haram adalah bukit Quzah di Muzdalifah.

Demikianlah setiap selesai melaksanakan ibadah kemudian beristighfar memohon ampunan atas kealpaan atau kesalahan yang kita lakukan agar terhindar dari azab Allah.

”Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada diantara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun” (QS Al-Anfâl:33).

Dalam Al Qur’an disebutkan rahmat akan turun dengan sebab istighfar. “…….Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat.”(QS An Naml: 46).

Wallohu a’lambishshawab.

(H Nuchasin M Soleh)