Mantan Menteri Jokowi Mangkir dari Panggilan KPK
Foto :

JAKARTA - Direktur PT Tiran Indonesia, Amran Sulaiman, tak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Mantan Menteri Pertanian 2014-2019 itu sedianya diperiksa sebagai saksi terkait pemberian izin kuasa eksplorasi dan eksploitasi serta izin usaha pertambangan operasi produksi dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara pada 2007-2014.

"Amran Sulaiman Direktur PT Tiran Indonesia pemeriksaannya dijadwalkan ulang sesuai dengan konfirmasi yang telah disampaikan yang bersangkutan kepada tim penyidik," kata Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati kepada wartawan, Rabu (17/11/2021). 

Sementara itu, dua saksi lainnya untuk mendalami kasus itu hadir pada pemeriksaan. Mereka yakni Direktur PT Tambang Wisnu Mandiri Bisman dan pihak swasta Andi Ady Aksar Armansya. 

Ipi menyebut keduanya telah diperiksa penyidik di Mapolda Sulawesi Tenggara. Mereka didalami keterangannya untuk memperkuat berkas perkara tersangka Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman.

"Kepada keduanya tim penyidik mengkonfirmasi terkait antara lain pengalaman saksi dalam mengurus IUP (izin usaha pertambangan, red) di Kabupaten Konawe Utara," ujarnya. (*/yp)