Introspeksi Dosa Kita
Foto :

SAYYIDINA Abubakar sahabat Rasulullah yang benar-benar taat beribadah dan mengikuti jejak

Rasulullah masih meminta petujuk tentang doa pada Rasulullah agar bisa diampuni dosanya. Lantas apa jadinya dengan kita yang iman dan ibadahnya masih compang-camping tapi merasa tanpa beban seolah tak memiliki dosa dan kesalahan.

Namun Allah itu Maha Pengampun dan menerima taubat sebesar apapun dosa hamba-Nya. Orang beriman akan merasa tidak tenang, gelisah dan risau hatinya ketika melakukan perbuatan dosa.

Kiranya kita harus banyak introspeksi atas banyak perbuatan dosa yang kita lakukan. Memang sering kita lupa dengan kesalahan sendiri sebaliknya mudah menyalahkan orang lain. Jari tangan pun mengisyaratkan jika kita sedang marah seraya menudingkan jari telunjuk pada orang kain maka empat jari lainnya melipat kedalam seolah menujuk diri sendiri.

Masih banyak perintah dan larangan dari Allah yang belum kita laksanakan bahkan melalaikannya. Belum lagi terhitung hak kaum muslimin yang belum kita penuhi, masih banyak saudara kita yang terlantar hidupnya tapi kita belum menolong belum melakukan kebaikan  sesuai kemampuan kita. Padahal kebaikan yang kita lakukan berpahala sehingga dapat menghapus dosa.

Seseorang yang bekerja dengan ikhlas mencari nafkah bagi diri dan keluarga itu juga memiliki kekuatan menghapus dosa.

Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya di antara dosa-dosa ada yang tidak bisa dihapus (ditebus) dengan pahala shalat, sedekah atau haji namun hanya dapat ditebus dengan kesusah-payahan dalam mencari nafkah. (HR. Ath-Thabrani).

Sholat lima waktu dapat menghapus dosa. Rasulullah bersabda:”Antara shalat yang lima waktu, antara Jumat yang satu dan Jumat berikutnya, antara Ramadhan yang satu dan Ramadhan berikutnya, di antara amalan-amalan tersebut akan diampuni dosa-dosa selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar." (HR Muslim).

Sedekah juga dapat menghapus dosa. “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api” (HR. At-Tirmidzi).

Suatu ketika Abu Bakar Sidiq sahabat Rasulullah berkata kepada Rasulullah:”Ajarkanlah aku sebuah doa yang bisa aku panjatkan pada saat sholatsholat.

Maka Rasulullah pun bersabda: ’Ya Allah sesungguhnya saya telah berbuat zdalim kepada diri saya sendiri dengan kesalahan yang banyak sedangkan tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Km km Maka ampunilah saya suatu pengampunan dari Engkau. Dan rahmatilah saya, sesungguhnya Engkau Maha pengampun lagi Maha penyayang. (HR Bukhari, Muslim).

Wallohu a’lambishshawab.

(H Nuchasin M Soleh)