Kewajiban Bersyukur
Foto :

SUNGGUH tak terhingga banyaknya karunia dari Allah yang ada pada kita dan disekitar kita, baik yang didarat, laut maupun di udara.

Bersyukur merupakan kunci kebahagiaan. Dengan bersyukur, kebahagiaan akan terasa bertambah dan pikiran positif tak menganggap dirinya paling hebat.

Bersyukur pada Allah SWT merupakan suatu keharusan:"Hai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepadaNya kamu menyembah" (QS. Al Baqarah: 172).

Menurut Prof. Quraisy Shihab cara bersyukur pada Allah dengan a. hati, yaitu kepuasan batin atas anugerah. b. dengan lidah, dengan mengakui anugerah dan memuji pemberinya, c. dengan perbuatan, dengan memanfaatkan anugerah yang diperoleh sesuai dengan tujuan penganugerahannya.

Syukur dengan hati dilakukan dengan menyadari sepenuhnya bahwa nikmat yang diperoleh adalah semata-mata karena anugerah dan kemurahan Ilahi dengan penuh kerelaan tanpa menggerutu betapapun kecilnya nikmat tersebut. Qarun orang terkaya tak terhitung hartanya namun  mengingkari keberhasilannya atas bantuan Ilahi. 

Dia mengatakan harta yang diperolehnya semata-mata karena kemampuannya, karena jerih payahnya hingga akhirnya hartanya dibenamkan oleh Allah kedalam tanah. Hal itu dijelaskan dalam Al Qur’an surat Al-Qashash 76-82.

Mengapa kita harus bersyukur? "Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur". (QS. An Nahl: 78).

Manfaat mensyukuri karunia Allah agar tidak menjadi orang yang sombong yang tak mau bersyukur atas apa saja yang melekat pada diri dan yang dimilikinya. "Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesuangguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kami mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS. Ibrahim: 7).

Meski demikian tidak sedikit orang-orang yang belum atau enggan bersyukur. "Dan ketika Kami (Allah) memberikan nikmat kepada manusia, ia memalingkan muka dan bersikap angkuh, dan berkata ia ditimpa keburukan ia berputus asa" (QS. Al Isra': 83).

Syukurilah apa yang ada  karena  apa yang kita miliki atau kelebihan  yang kita miliki belum tentu  dimiliki orang lain  sebaliknya juga menyadari kekurangan yang ada pada diri kita.

Sebagai ungkapan rasa syukur bisa melakukan dengan sujud syukur dimana saja sebagaimana sujud dalam sholat, hanya saja  sujud syukur cukup dengan sekali sujud, meski tidak berwudhu terlebih dahulu.

Bersyukur dengan melaksanakan ibadah seperti sholat. "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah"(QS. Al Kautsar: 1-2).

Syukur dengan perbuatan yakni menggunakan nikmat yang diperoleh itu sesuai dengan tujuan penciptaan atau penganugerahannya. “Bekerjalah wahai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah)” (QS.Saba:13).

Wallohua’lambishshawab

(H Nuchasin M Soleh)