Mumpung Ada Waktu 
Foto :

BANYAK di antara kita melakukan manajemen waktu yang buruk dengan suka, menunda pekerjaan. Bahkan menunda pekerjaan telah menjadi kebiasaan rutin, sehingga hasil yang dicapai tidak maksimal, bukan karena kuran memiliki kemampuan melakukan pekerjaan. 

Menunda pekerjaan merupakan awal dari timbulnya permasalahan, apalagi jika pekerjaan itu merupakan suatu kebaikan.

Kematian pasti datang kepada kita namun kita tidak tahu kapan dia akan datang, sementara itu masih banyak amal kebaikan di hadapan kita yang belum atau tidak kita lakukan atau bahkan banyak keburukan yang melekat pada diri kita yang menghadan di hadapan kita yang belum dan tidak kita tinggalkan.

Waktu terus berlalu meninggalkan keseharian kita tak bisa dihentikan, tak bisa disurutkan kembali. Kita akan menyesal karena tidak mampu 
mengelola waktu. 

Mumpung masih ada waktu dan masih bisa bernafas ketika kita memiliki

Niat untuk melakukan sesuatu kebaikan dan meninggalkan keburukan hendaklah tidak menunda 
untuk segera melaksanakannya, agar bisa meraih dan mengoptimalkan yang kita inginkan dan lakukan.

Ketika pagi telah datang jangan menunggu sampai siang hari untuk melakukan kebaikan dan menanggalkan keburukan. 

Masih banyak di antara kita yang menunda melakukan sholat sampai menjelang waktu sholat berikutnya, banyak di antara kita yang menunda menikah karena menunggu sampai memililiki rumah dan perabotan, banyak yang menunda bersedekah karena belum memiliki banyak simpa nan uang dan harta di rumah kita.

Betapa eloknya manakala kita mempunyai niat untuk melakukan kebaikan hendaknya bersegera melakukannya agar segera meraih kebaikan. Semuanya terletak pada hati jangan mau mendekati keburukan? 

"Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri…”.. (QS. Al Isra:7).

Orang yang suka menunda pekerjaan selalu beranggapan masih ada hari esok padahal seharusnya bisa dilaksanakan hari ini.

Mereka tidak menyadari tidak ada jaminan bagi seseorang untuk dapat bertemu dengan hari esok. 

Rasulullah SAW bersabda: ‘Gunakanlah lima perkara sebelum datang lima perkara lainnya; gunakanlah masa mudamu sebelum masa tuamu, masa hidupmu sebelum datang kematianmu, waktu luangmu sebelum waktu sibukmu, waktu sehatmu sebelum waktu sakitmu, dan waktu kaya sebelum waktu miskinmu.’’ (HR Hakim). 

Wallohu a’lambishshawab

(H Nuchasin M Soleh)