Berbuat Kebaikan
Foto :

BERBUAT kebaikan kepada sesama hakikatnya merupakan salah satu kebutuhan manusia. Betapa sulitnya kehidupan ini jika kita sesama manusia tidak saling berbuat baik.

Betapa kacaunya kehidupan bermasyarakat kalau manusia selalu berbuat keburukan dan kezhaliman terhadap sesamanya.

Ketika berinteraksi dengan orang lain mungkin kita diperlakukan oleh orang lain tidak seperti yang kita inginkan. Boleh jadi kita memberikan senyuman namun senyuman itu dibiarkan lewat tak disapa. Semuanya merupakan pelajaran berharga sebagai bekal kebaikan kita di dunia dan akhirat.

Dalam Al Qur’an surat an Nahl ayat 90, Allah telah menyuruh manusia untuk berbuat kebaikan melarang berbuat keji dan mungkar.

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat dan Allah melarang perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran”.

Sungguh Allah telah banyak berbuat baik dan memerintahkan berbuat baik kepada hamba hamba-Nya .Allah berfirman:” ........dan berbuat baiklah (kepada manusia) sebagai mana Allah telah berbuat baik kepadamu...... (QS al Qashash: 77).

Setiap kebaikan yang dilakukan seseorang maka kebaikan itu pasti akan kembali kepadanya. Jika seseorang suka menolong pasti akan ditolong, jika suka memaafkan pasti akan dimaafkan.

Jika suka memudahkan urusan orang lain maka suatu waktu bila mendapat kesulitan akan ada saja yang menolongnya. Kebaikan yang dilakukan karena ikhlas mengharap ridho Allah akan berbuah di dunia dan akhirat.

Seseorang yang melakukan kebaikan misalnya berinfak, bersedekah haruslah semata mata karena Allah, mengharapkan pahala dan balasan dari-Nya.

Jangan pernah mengharap balasan dari manusia karena tidak semua manusia pandai berterimakasih, kemampuan untuk membalas budi baik orang lain itu terbatas.

Jika seseorang berharap balasan dari manusia ujung-ujungnya adalah kekecewaan karena sedikit sekali manusia yang yang mau dan pandai berterima kasih. Jangankan berterima kasih kepada sesama manusia, berterima kasih dan bersyukur kepada Allah pun banyak manusia yang melupakannya.

Allah berfirman:”Dan sedikit sekali dari hamba hamba-Ku yang bersyukur.” (QS Saba’ 13).

Manakala telah berbuat kebaikan tak perlu disebut-sebutkan tak perlu diungkit-ungkit, lupakan saja seolah telah membuang sesuatu ke laut.

Insya Allah kebaikan itu akan tetap ada pada catatan amal kita sampai hari Kiamat. Allah berfirman:” Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula) (QS ar Rahmaan 60).

Setiap kebaikan yang dilakukan seseorang pastilah kebaikan itu akan kembali kepadanya. Jika seseorang suka menolong pasti akan ditolong, jika seseorang suka memaafkan pasti akan dimaafkan.

Jika seseorang suka memudahkan urusan orang lain maka pada suatu waktu dia mendapat kesulitan pasti akan ada saja yang menolongnya.

Wallohu a’lambishshawab.

(H Nuchasin M Soleh)