Amalan Manfaat Bagi yang Tiada
Foto :

ILMU agama yang bermanfaat, anak sholeh yang selalu mendoakan orangtuanya dan sedekah jariyah adalah tiga perkara amalan  yang bermanfaat bagi orang yang sudah meninggal dunia. Hal ini merupakan karunia tak terhingga dari Allah  Subhanahu Wa Ta’ala.

Orang yang telah meninggal tidak bisa lagi menambah perolehan pahalanya. Namun ada karunia yang tak terhingga dari Allah karena meski sudah tiada lagi didunia namun masih mendapatkan  pahala dari amalan semasa hidupnya yang masih terus mengalir dari dirinya serta dari anak-anak yang sholeh yang mendoakannya.

Karenanya sebelum ajal menjemput kita hendaklah banyak beramal sholeh dan beramal kebaikan beribadah kepada Allah karena hidup hanya sekali didunia.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda: “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631).

Ada tiga amal yang pahalanya akan terus mengalir meskipun orangnya sudah meninggal dunia. Amal pertama adalah shadaqah jariyah yakni amalan yang manfaat dan dampak positip dari amalan itu masih terasa adanya setelah yang beramal meninggaal dunia. 

Seseorang yang semasa hidupnya pernah menghadiahkan bangunan tempat ibadaah, pesantren, sekolah, rumah sakit dan lainnya sebagai wakaf maka selama yang diwakafkan itu masih dimanfaatkan maka amalnya, pahalnya masih akan terus mengalir meski  penyumbangnya telah meninggal dunia.

Untuk beramal bukan hanya orang yang mampu , seorang yang tak mampu bisa  beramal jariyah dengan tenaga fisiknya, atau bisa juga dengan harta meski tidak sebesar orang kaya.

Seorang buruh bangunan yang pernah membangun tempat-tempat yang  diwakafkan itu dengan ikhlas tidak mendapatkan upah atau rela dengan upah seadanya meniatkan kekurangan dari upahnya sebagai sumbangan jariyahnya, maka kekurangan itu akan dicatat sebagai amal jariyahnya.

Orang berilmu bisa beramal dengan ilmunya dari idenya dari gagasannyaa dari pemikirannyaa serta tenaganya bisa menjadi amal jariyah.

Ilmu yang bermanfaat terutama ilmu agama adalah ilmu yang bisa memberikan manfaat kepada diri sendiri dan orang lainnya  karena melaksanakan yang  diperintahkan dan meninggalkan yang dilarang oleh Allah.

Hendaklah berusaha mencari ilmu, mengajarkannya dan mengamalkannya sehingga bermanfaaat dan mendapatkan pahala.

Imam al-Ghazali berkata seorang anak adalah amanah Allah bagi orang tuanya. Manakala dibiasakan dan diajarkan sesuatu kebaikan akan tumbuh dewasa dan tetap melakukan kebaikan untuk kebahagiaan di dunia dan akhirat. Anak sholeh sholehah  inilah yang akan menjadi amalan tak pernah putus bagi kedua orang tuanya. 

Doa anak saleh bagi orang tuanya, “Ya Allah ya Tuhanku ampunilah aku dan kedua orang tuaku dan kasihanilah keduanya sebagaimana mereka mengasihi kami di waktu kecil.”

Wallohu a’lambishshawab.

(H Nuchasin M Soleh)