Jelang Yonex Thailand Terbuka 2021

Setelah Sembilan Bulan Vakum, Tim Bulu Tangkis Indonesia Siap Tempur

Hermansyah
Setelah Sembilan Bulan Vakum, Tim Bulu Tangkis Indonesia Siap Tempur
Latihan terakhir tim Indonesia jelang bergulirnya Yonex Thailand Terbuka 2021

Bangkok, HanTer - Pebulutangkis Indonesia menyatakan siap tempur di turnamen Yonex Thailand Terbuka 2021 yang mulai berlangsung di Impact Arena, Bangkok, pada hari ini Selasa (12/1/2021). Adaptasi yang berjalan mulus dan semangat pemain untuk kembali bertarung pasca sembilan bulan vakum dari kejuaraan internasional lantaran pandemi Covid-19 , menjadi modal utama demi merebut sukses di turnamen yang masuk kategori super 1000 tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky, saat mendampingi tim di Bangkok, Thailand. "Para pemain sudah siap tempur. Mereka seperti sudah tidak sabar untuk bertanding kembali setelah sejak Maret tahun lalu vakum tidak bertanding. Anak-anak juga dalam kondisi baik tidak ada yang sakit," tutur Rionny Mainaky dalam keterangan tertulisnya yang diterima Harian Terbit, Senin (11/1/2021).

Turnamen Yonex Thailand Terbuka 2021 merupakan salah satu dari tiga ajang yang bakal berlangsung simultan di Ibukota Negeri Gajah Putih itu. Kejuaraan pembuka tahun 2021 dan berkategori BWF Super 1000 ini dihelat pada 12-17 Januari.

Sepekan selanjutnya dengan level yang sama berlangsung turnamen Toyota Thailand Terbuka (19-24 Januari). Selain itu, bagi delapan pemain atau pasangan terbaik akan melanjutkan bertarung di Final BWF World Tour 2020 (27-31 Januari) di lokasi yang sama.

Sebagai persiapan terakhir pada hari Senin kemarin, para pebulutangkis terbaik Indonesia menjalani latihan terakhirnya di arena yang akan menjadi tempat berlaga. Meskipun hanya 75 menit, pemain menunjukkan semangat dan antusias untuk menghadapi kejuaraan. "Siang ini latihan lagi di main hall utuk adaptasi lapangan, antisipasi arah angin dan kondisi lapangan. Semua siap untuk menunjukkan performa terbaik," tambah Rionny.

Sementara itu, Manajer Tim Aryono Miranat, menilai para pemain sudah tidak sabar mengayunkan raketnya. Pemain seperti rindu untuk berlaga kembali. "Saya lihat ada semangat dari para pemain. Semoga hasilnya nanti juga memuaskan," tegas Aryono yang juga asisten pelatih ganda putra ini.

Para pemain seperti Jonatan Christie dan Ribka Sugiarto pun menyebut ingin menampilkan performa terbaiknya. Apalagi sudah lama tidak berkompetisi. "Karena ini pertandingan resmi lagi setelah sembilan bulan tidak tanding, pastinya yang pertama harus tampil berani dan percaya dirinya juga harus ditingkatkan," ujar Jojo.

Sedangkan Ribka menyebut, persoalan adaptasi di tengah lapangan dengan adanya hembusan angin harus segera diatasi. "Insya Allah lancar, cuma mungkin masih adaptasi dengan hembusan anginnya saja," kata Ribka, pemain ganda putri.

Sayang dari hasil undian di ganda putra, dua pasangan Indonesia harus bertemu di babak awal. Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan bersua juniornya Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Setali tiga uang, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana ditantang kompatriotnya, Daniel Marthin/Leo Rolly Carnando.

"Meski melawan rekan sendiri, yang pasti harus langsung fokus. Kita latihan bareng sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi kalau bisa harus langsung in mainnya," tutur Hendra Setiawan.

Sementara bagi Yeremia, bisa tampil di turnamen kategori Super 1000 sudah merupakan kegembiraan. "Rasanya ya senang sekali. Apalagi tampil di turnamen level Super 1000. Wah, keren aja, senang sekali karena selama ini belum pernah mencoba main di level ini," ujar Yeremia.