IBL Pertamax 2021

Tak Ternoda, Satria Muda Pertamina Sapu Bersih Seri III IBL Pertamax 2021

Hermansyah
Tak Ternoda, Satria Muda Pertamina Sapu Bersih Seri III IBL Pertamax 2021
Dengan sumbangsih 13 poinnya, Juan Laurent Kokodiputra bawa Satria Muda Pertamina Jakarta kalahkan Amartha Hangtuah Jakarta

Bogor, HanTer - Kemenangan Satria Muda Pertamina Jakarta atas Amartha Hangtuah Jakarta ketika berlangsung di Robinson Resort Cisarua, Bogor, pada Rabu (31/3/2021), membuat tim besutan Milos Pejic ini menyapu bersih semua laga di Seri III IBL Pertamax 2021.

Lima kemenangan yang membuat Satria Muda Pertamina Jakarta menyapu bersih Seri III ini didapat usai menekuk Pelita Jaya Bakrie Jakarta dengan skor 76-54. Prawira Bandung tunduk dengan skor 74-57. NSH Mountain Gold Timika dipermalukan dengan skor 80-57. TIm debutan West Bandits Solo menyerah dengan skor 70-48 dan yang terakhir adalah Amartha Hangtuah Jakarta dengan skor 73-50 sekaligus membuat tim ini merasakan 11 kali kekalahan pada musim ini.

Abraham Wenas tampil menjadi pemain tersubur bagi Amartha Hangtuah saat menghadapi Satria Muda Pertamina. Namun raihan 18 poinnya belum bisa membawa timnya menang dari tim yang bermarkas di Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara itu.

Sedangkan Juan Laurent Kokodiputra dengan waktu bermain 25 menit 30 detik, jadi topskorer bagi Satria Muda Pertamina dengan raihan 13 poin. Diikuti M. Sandy Ibrahim Aziz yang menyumbangkan 12 poin serta Rivaldo Tandra Pangesthio berkontribusi dengan 11 poinnya.

Meski sukses di Seri III namun pelatih Milos Pejic menegaskan tetap melakukan pembenahan terhadap skuadnya dalam hal ini  transisi dan fastbreak, untuk menghadapi seri IV yang akan dimulai pada 5-10 April mendatang.

“Masih ada waktu melakukan perbaikan sebelum seri berikutnya. Kami masih punya banyak ruang untuk lebih baik. Yang perlu kami perbaiki pertama adalah transisi dan Fastbreak,” kata Milos Pejic, pada sesi wawancara secara virtual usai meraih kemenangan atas Amrtaha Hangtuah.

Dalam lima pertandingan terakhir, Satria Muda konsisten mencetak 70 angka keatas. “Kami sudah memainkan sistem bermain dengan benar, angka 70-an sejalan dengan possession yang kami dapatkan dalam setiap pertandingan. Defense kami juga cukup bagus sehingga lawan hanya bisa mendapatkan angka 50-an,” tambah Milos.

Sementara itu, asisten pelatih Hangtuah, Harry Prayogo, usai laga mengatakan jika anak asuhnya susah menembus pertahanan Satria Muda Pertamina, lantaran kalah ukuran tubuh. “Awal kuarter anak-anak sulit menembus karena memang kita kalah size. Mereka sepertinya tidak siap dengan benturan. Baru pada kuarter ketiga dan keempat permainan bisa berjalan,” ucapnya.

Selain itu, Harry Prayogo mengakui jika fisik Kelly Purwanto cs tidak siap 100 persen menghadapi kompetisi musim 2021 ini.  “Terus terang persiapan kami menghadapi musim ini kurang bagus. Fisik kami belum siap 100 persen apalagi menghadapi sistem gelembung dengan jadwal padat,” kata Harry.

Dengan menderita 11 kali kekalahan, peluang Hangtuah untuk playoff sudah tertutup, namun disisa laga pada Seri IV, Harry Prayogo hanya berharap jika para pemainnya mampu memberikan penampilan terbaiknya.  “Kami berharap anak-anak bermain pada level tertinggi dan nothing to loose,” ujar Harry.

Pada seri terakhir, Satria Muda akan ditantang Indonesia Patriots (Senin 5 April), Bima Perkasa Jogja (Rabu 7 April), Satya Wacana Saints Salatiga (Kamis 8 April), dan Bali United Basketball (Sabtu 10 April). Sedangkan Hangtuah akan menghadapi NSH Mountain Gold Timika (Senin 5 April), Pacific Caesar (Selasa 6 April), Bali United Basketball (Kamis 8 April) dan Pelita Jaya Bakrie (Jumat 9 April).