Kirab Obor Olimpiade Tokyo Berlangsung di Taman Kosong Pas Kasus Baru Covid-19 Harian Naik di Osaka

Hermansyah
Kirab Obor Olimpiade Tokyo Berlangsung di Taman Kosong Pas Kasus Baru Covid-19 Harian Naik di Osaka
Mantan perenang gaya punggung Jepang Aya Terakawa membawa obor Olimpiade di Taman Peringatan Expo '70 di Osaka pada Selasa (13/4/2021).

Jakarta, HanTer - Para pembawa obor Olimpiade Tokyo berlari di sebuah taman kosong di Osaka, setelah kirab obor di prefektur barat Jepang itu diputuskan tidak dilakukan di jalan umum karena lonjakan kasus Covid-19, Selasa (13/4/2021).

Pada pekan lalu, panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo memutuskan untuk tidak menjalankan estafet di sepanjang jalan umum di Osaka, setelah pemerintah prefektur tersebut mengumumkan keadaan darurat medis terkait virus Corona dan meminta penduduk menahan diri dari acara yang tidak penting.

Sehari sebelum hitung mundur 100 hari pembukaan Olimpiade dimulai, Osaka yang merupakan kota metropolitan tesebut mencatatkan rekor Covid-19 harian yakni 1.099 kasus baru, sehingga menjadi prefektur pertama di Jepang yang terpaksa mengadakan estafet sesuai format rencana awal.

Pembawa obor berlari sekitar 200 meter di taman '70 Commemorative Park di Suita yang ditutup untuk umum tersebut, namun masing-masing pelari diizinkan mengundang maksimal empat orang untuk menonton, termasuk anggota keluarganya, sehingga acara kirab obor tersebut tidak seperti biasanya yang melibatkan banyak orang berkumpul.

Rencananya, lebih dari 100 pembawa obor dijadwalkan berlari selama dua hari di taman di Osaka itu, prefektur ke-10 yang telah dikunjungi api Olimpiade sejak dimulainya kirab 25 Maret lalu.
 
Kirab obor itu disiarkan secara online. Banyak pembawa obor melambai dan berpose selama mereka berlari di taman yang dibuat sebagai lokasi Japan World Exposition 1970 dan dikenal dengan karya seni "Tower of The Sun" yang ikonik oleh almarhum Taro Okamoto.

"Saya sangat bersyukur estafet berlangsung, apapun formatnya," kata Aya Terakawa, peraih medali perunggu renang Olimpiade London 2012, usai melakukan segmen estafet bagiannya di depan orang tuanya.

Obor Olimpiade awalnya dijadwalkan melewati lebih dari 15 kota dan tempat wisata populer, termasuk Osaka Castle Park sebelum estafet berakhir di prefektur tersebut pada Rabu 14 April. Kirab obor Olimpiade 121 hari yang akan melibatkan 10.000 pelari tersebut telah diadakan sesuai dengan protokol kesehatan dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona.