Piala Menpora 2021 Zero Kasus Covid-19, Menpora: Presiden Jokowi Apresiasi Penerapan Ketat Protokol Kesehatan dan Suporter

Hermansyah
Piala Menpora 2021 Zero Kasus Covid-19, Menpora: Presiden Jokowi Apresiasi Penerapan Ketat Protokol Kesehatan dan Suporter
Konferensi pers Piala Menpora jelang perebutan tempat ketiga antara PSM Makassar vs PS Sleman

Solo, HanTer - Turnamen sepakbola pra-musim Piala Menpora 2021 yang digelar sejak 21 Maret lalu bisa dikatakan sebagai pintu gerbang diberikannya izin dari Kepolisian RI untuk menggelar kompetisi lainnya. Akan tetapi, tidak sembarangan izin yang akan dikeluarkan oleh pihak berwajib, kecuali jika diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, sehingga tidak menimbulkan cluster baru Covid-19.

Menpora Zainudin Amali jelang laga perebutan tempat ketiga Piala Menpora 2021 antara PSM Makassar vs PS Sleman di Stadion Manahan Solo, pada Sabtu (24/4/2021) malam mengucapkan terimakasih kepada segenap sektor yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen pra-musim ini, di mana ajang tersebut bisa menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan, sehingga kegiatan keolahragaan dapat berjalan tanpa terjadinya kasus baru.

"Apresiasi dan terima kasih dari pemerintah saya sampaikan berulang-ulang kepada penyelenggara, suporter, pendukung sepakbola Indonesia yang sudah mematuhi semua anjuran yang sudah dibuat. Alhamdulillah penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan sungguh-sungguh, serius, serta disiplin, maka apa yang dikhawatirkan sebelumnya tidak terjadi," ucap Menpora Zainudin Amali.

Kemudian pada kesempatan itu, Menteri asal partai Golkar itu juga mengatakan jika dirinya kerap melaporkan segenap perkembangan dari gelaran turnamen sepakbola pra-musim Piala Menpora 2021 ini kepada Presiden RI Joko Widodo.

"Setiap perkembangan saya melaporkan kepada bapak Presiden di mana beliau sangat mengapresiasi dan berucap terima kasih kepada penyelenggara, penggemar sepakbola di seluruh Tanah Air yang memiliki komitmen tinggi untuk menjaga kesepakatan awal dalam menggelar ajang ini, dimana protokol kesehatan masih dijalankan dengan disiplin, bahkan Presiden pun memantau dan melihat pertandingan ini," tuturnya.

Kedisiplinan tersebut ditandai oleh Menpora Amali salah satunya saat dirinya menunjukkan gelang masuk berwarna hijau, di mana menurutnya warna gelang tersebut berbeda dengan sebelumnya. "Gelang yang saya pakai menggunakan warna yang berbeda, saya pikir warnanya sama saja dengan yang kemarin, ternyata berbeda. Jadi, tidak ada orang yang bisa menggunakan gelang yang warnanya sama dengan sebelumnya.

Senada dengan Menpora Amali, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan jika pihaknya betul-betul menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Ia pun menuturkan jika sebelumnya sudah melakukan komunikasi dan diskusi dengan kementerian Kesehatan dan lembaga tersebut menilai penerapan protokol kesehatan pada ajang Piala Menpora ini super ketat.

"Kami memang menginginkan ini terjadi (penerapan protokol kesehatan yang ketat-Red), sehingga apa yang dilakukan oleh kita selaku panitia pelaksana membuahkan hasil dan alhamdulillah tidak ada satupun permasalahan yang menjurus kepada penyebaran Covid-19, namun ini tidak terlepas dari peran serta dukungan pemerintah yang jelas dari Kemenpora yang selalu memberikan atensi dan supervisi, dari Satgas Covid serta Kemenkes dan pemerintah daerah yang secara terus menerus memberikan bantuan kepada federasi sehingga ajang ini dapat terlaksana dengan baik, lancar dan aman," ucapnya.

"Ini menjadi awal yang baik bagi federasi jelang digelarnya Liga 1 dan 2, sehingga kedepannya pemerintah memberikan ikta izin untuk menggelar kompetisi tersebut," pungkasnya.

Terkait terjadinya zero kasus Covid-19 pada turnamen Piala Menpora 2021 ini, Direktur LIB, Akhmad Hadian Lukita menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan protokol kesehatan dimulai sebelum masuk ke tempat akomodasi.

"Dari awal kita sudah memfilternya dari sebelum masuk ke tempat akomodasi dengan terlebih dulu dilakukan uji Covid-19, sehingga saat ada yang mencurigakan, kita lakukan tes berulang untuk betul-betul memastikan personal itu aman. Alhamdulillah zero kasus," tuturnya.