JAGA KONSENTRASI PERTANDINGAN

Pendukung Inggris Diminta Redam Polemik dengan Tim

Eka
Pendukung Inggris Diminta Redam Polemik dengan Tim
Pemain Inggris melakukan gerakan anti-rasis sebelum memulai pertandingan di laga uji coba (ist)

London, HanTer - Para pendukung Inggris memang terkenal dengan istilah 'Holigan'. Bukan hanya acap melakukan bentrok dengan suporter negara lain, aksinya pun kini mengarah kepada timnas Inggris yang akan mereka dukungnya di ajang Piala Eropa 2020. 

Meski memang tetap memberikan dukungan kepada timnasnya, namun mereka kerap berbuat onar dan tak segan melakukan kritik pedas. Salah satunya dilakukan ketika penggemar mencemooh para pemain kala melakukan kampanye gerakan anti-rasisme sebelum pertandingan dimulai, terutama dalam dua pertandingan uji coba beberapa waktu lalu.

Para pemain Inggris dicemooh sebelum dua pertandingan persahabatan mereka di Middlesbrough pekan lalu saat berlutut, yang mereka lakukan untuk menyoroti ketidakadilan rasial. Untuk meredakan polemik itu, Asosias Pendukung Sepakbola serta Kick It Out selaku organisasi pemerang rasis di olahraga si kulit bundar turut angkat suara. 

Kepala eksekutif Kick It Out Tony Burnett menerangkan, cemooh yang dilakukan dari para fans Inggris terhadap tim mereka sendiri hanya akan menimbulkan kerugian, terutama dalam upaya mengejar prestasi di Piala Eropa tahun ini. Sejatinya, untuk membangkitkan daya juang para pemain, fans harus memberikandukungan positif .

"Kami akan mendorong Anda untuk memikirkan bagaimana ejekan berdampak pada para pemain. Masalah yang ingin kita atasi adalah mengatasi diskriminasi dalam sepak bola. Itu adalah sesuatu yang bisa dan harus kita semua lakukan," katanya dikutip BBC Sport, Kamis (10/6/2021).

"Gareth Southgate dan para pemain Inggris telah membuat posisi mereka sangat jelas - mereka berlutut sebagai gerakan anti-diskriminasi, itu sama sekali tidak terkait dengan organisasi politik mana pun."

"Kami semua penggemar Inggris, termasuk saya sendiri, ingin melihat Inggris sukses di Euro, jadi kami meminta para penggemar di pertandingan untuk meredam ejekan dengan tepuk tangan dan menunjukkan kepada para pemain bahwa kami berada di belakang mereka," pungkasnya.